PONTIANAK — Perwakilan Kodam XII Tanjungpura Mayor CPM Iswahyudi menyampaikan laporan kegiatan pemadaman karhutla dalam rapat di ruang Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalbar, Minggu (27/9/2026) malam. Kodim 1203 Ketapang berhasil memadamkan api di tiga lokasi, sementara Kodim 1204 Sanggau menangani tiga titik lainnya.
Di wilayah Kodim 1203 Ketapang, pemadaman dilakukan di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Mantan Hilir Selatan; Desa Batu Lapis, Kecamatan Sungai Hulu; dan Desa Laman Satong, Kecamatan Mantan Hilir Utara. Lahan yang terbakar di ketiga titik itu mencapai sekitar 3 hektare.
Kodim 1204 Sanggau menangani karhutla di Desa Ketori, Kecamatan Jangkang; Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam; dan Desa Belungai Dalam, Kecamatan Toba. Luas lahan yang berhasil dipadamkan di wilayah ini sekitar 2,5 hektare.
"Dari 2 Kodim ini, Kodam XII Tanjungpura berhasil memadamkan lahan terbakar seluas 6 hektare di 6 lokasi," ucap Mayor CPM Iswahyudi.
Meski api berhasil dipadamkan, Mayor CPM Iswahyudi mencatat masih terdapat kepulan asap putih di lokasi-lokasi tersebut. Asap itu diduga berasal dari api bawah tanah yang belum sepenuhnya mati.
Kondisi ini membuat petugas perlu melakukan pendinginan lanjutan agar tidak terjadi penyalaan kembali. Tim gabungan Satgas darat TNI-Polri terlibat dalam proses pemadaman di kedua wilayah kodim.
Anggota Satgas Linmas Satpol PP Provinsi Kalbar Heri Saputra melaporkan pihaknya mengerahkan 65 personel untuk ground check di tiga kecamatan Kabupaten Kubu Raya. Pemeriksaan dilakukan di Kecamatan Sungai Raya, Rasau Jaya, dan Kuala Mandor B.
Di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, hasil ground check nihil hotspot. Hal serupa ditemukan di Desa Rasau Jaya Umum TR 18, Kecamatan Rasau Jaya, serta Dusun Pelita Jaya, Desa Kuala Mandor, Kecamatan Kuala Mandor B.
Namun, petugas menemukan satu titik pembakaran berukuran sekitar 2 meter × 2 meter atau 4 meter persegi di Kecamatan Kuala Mandor B. Di lokasi itu ditemukan ban luar mobil yang diduga dipakai sebagai media pembakaran.
"Titik berada sekitar 20 meter dari rumah warga," ujar Heri.
Satgas Linmas Satpol PP Kabupaten Kayong Utara menangani pemadaman, penyisiran, dan pendinginan di sembilan titik karhutla. Sebagian besar lokasi berada di Kecamatan Sukadana, mulai dari Desa Sutera/Pangkalan Buton, GOR Desa Suka Raja, Desa Harapan Mulia, Cik Kadir, Tugu Burung, DKP Desa Pampang Harapan, Gunung Sesawak, hingga Gunung Peramas.
Satu titik lainnya berada di Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana. Karakteristik wilayah yang ditangani sebagian besar berupa lahan terbuka, semak belukar, dan kawasan perbukitan.
Heri menyebut beberapa lokasi berada di sekitar kawasan konservasi. Khusus Bukit Peramas, titik api berada di kawasan Taman Nasional Gunung Palung dengan medan yang relatif terjal.
"Penanganan di kawasan tersebut juga mendapat dukungan berbagai unsur terkait," kata Heri.
Medan terjal di kawasan taman nasional menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi tim gabungan dalam proses pemadaman. Satgas darat TNI-Polri, Satpol PP, dan BPBD Kalbar masih bersiaga untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di wilayah rawan karhutla.