Pencarian

BMKG Prakirakan Hujan Guyur 14 Kabupaten Kota di Kalbar hingga 2 Oktober 2026, Sambas Waspada Hujan Lebat

Sabtu, 26 September 2026 • 08:32:01 WIB
BMKG Prakirakan Hujan Guyur 14 Kabupaten Kota di Kalbar hingga 2 Oktober 2026, Sambas Waspada Hujan Lebat
BMKG memprakirakan hujan di 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat pada 26 September hingga 2 Oktober 2026.

PONTIANAK — Sebanyak 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat masuk daftar wilayah berpotensi hujan pada periode 26 September hingga 2 Oktober 2026. Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio menunjukkan sebagian besar wilayah berada dalam kategori hujan ringan hingga sedang. Pembaruan peta potensi hujan dilakukan Jumat, 25 September 2026 pukul 20.20 WIB.

Pada 26 September, hujan ringan diprakirakan terjadi di Sanggau. Hujan sedang berpotensi turun di Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sekadau, dan Sintang.

Sambas Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Sambas menjadi satu-satunya wilayah yang tercatat berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada 26 September. Setelah tanggal itu, kategori hujan lebat hingga sangat lebat tercatat nihil sepanjang periode prakiraan.

Memasuki 27 September, Kubu Raya kembali masuk wilayah dengan potensi hujan ringan. Kondisi serupa diprakirakan berlanjut pada 28, 29, dan 30 September, serta 1 Oktober 2026.

Rincian Potensi Hujan Kubu Raya Selama Sepekan

  • 26 September: hujan ringan
  • 27 September: hujan ringan
  • 28 September: hujan ringan
  • 29 September: hujan ringan
  • 30 September: hujan ringan
  • 1 Oktober: hujan ringan
  • 2 Oktober: tidak tercantum dalam kategori hujan ringan maupun sedang

Pada 2 Oktober, potensi hujan ringan masih tercatat di sejumlah wilayah Kalbar. Kubu Raya tidak lagi masuk daftar wilayah hujan ringan pada tabel BMKG tersebut.

Hujan Ringan Belum Tentu Akhiri Kemarau

Potensi hujan ini menjadi perhatian bagi wilayah yang sebelumnya terdampak kemarau panjang. Air hujan diharapkan membantu meningkatkan ketersediaan air permukaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, hujan ringan tidak serta-merta mengakhiri kondisi kekeringan. Intensitas dan durasi hujan tetap menjadi faktor penting dalam pemulihan ketersediaan air di lapangan.

Masyarakat di wilayah yang diprakirakan hujan sedang hingga lebat diminta tetap waspada terhadap potensi genangan. Warga dapat memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Follow www.radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbarnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks