Pencarian

31 Pelajar Desa Pelapis Kayong Utara Terima Beasiswa KIPP, Halimah Ingin Jadi Guru di Kampungnya

Kamis, 01 Oktober 2026 • 07:30:01 WIB
31 Pelajar Desa Pelapis Kayong Utara Terima Beasiswa KIPP, Halimah Ingin Jadi Guru di Kampungnya
Halimah, siswi SMKN 1 Sukadana, menerima beasiswa KIPP di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumat (25/9/2026).

Sebanyak 31 siswa SMA/SMK asal Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, menerima beasiswa dari Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) dalam penyerahan di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara. Beasiswa itu menyasar pelajar dari desa terdekat kawasan industri terpadu pengolahan dan pemurnian bauksit tersebut. Salah satu penerima, Halimah, berharap bantuan itu membantunya mewujudkan cita-cita menjadi guru di kampung halamannya.

KAYONG UTARA — Halimah, siswi SMKN 1 Sukadana, mengaku terbantu dengan beasiswa yang diterimanya. Menurut dia, program itu menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kesulitan membiayai sekolah.

"Menurut saya sangat bagus program beasiswa dari KIPP ini, terutama untuk anak-anak yang memang kurang mampu. Misalnya orang tuanya tidak mampu membiayai anak-anak kuliah. Untuk yang mau masuk SMA juga ada bantuan beasiswa," ujar Halimah saat penyerahan beasiswa di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumat (25/9/2026).

Bantuan tersebut, kata Halimah, tidak hanya menutup kebutuhan sekolah. Ia mengaku lebih termotivasi belajar karena beban keluarga untuk memenuhi keperluan pendidikan jadi lebih ringan.

Kekurangan Guru di Pelapis Dorong Halimah Bercita-cita Jadi Pengajar

Di balik perjuangannya menyelesaikan sekolah, Halimah menyimpan cita-cita menjadi guru. Keinginan itu tumbuh setelah melihat kampung halamannya masih kekurangan tenaga pengajar.

"Saya bercita-cita jadi guru, karena di Pelapis biasanya kekurangan guru. Saya ingin jadi guru di Pelapis," tuturnya.

Cita-cita itu membuat Halimah bertekad melanjutkan pendidikan. Ia berharap bisa kembali ke kampung halaman setelah lulus dan memberi manfaat bagi warga melalui profesi yang diimpikannya.

Sella Mutiara: Bantuan untuk Beli Buku hingga Sepatu

Kisah serupa datang dari Sella Mutiara, penerima beasiswa KIPP lainnya asal Desa Pelapis. Bantuan itu meringankan keluarganya dalam menanggung kebutuhan pendidikan.

"Bantuan ini juga sangat membantu untuk kebutuhan sekolah. Bisa digunakan untuk membeli alat tulis, buku, pakaian dan sepatu," ujar Sella, yang ayahnya bekerja di Kawasan Industri Pulau Penebang.

Bagi Sella, beasiswa tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan sekolah. Ia menjadikannya penyemangat untuk terus belajar dan mengejar cita-cita menjadi guru, dengan harapan bisa kembali berkontribusi bagi kampung halamannya.

Desa Pelapis Sudah Lama Jajaki Beasiswa ke Berbagai Pihak

Kepala Desa Pelapis Rosmi Harnadi menyebut pemerintah desa selama ini aktif mencari peluang beasiswa bagi anak-anak Pelapis. Upaya itu kerap terkendala kemampuan bersaing para pelajar.

"Kami sudah lama mengupayakan beasiswa bagi anak-anak Pelapis ke beberapa pihak. Namun sering kali terkendala oleh kemampuan bersaing. Sehingga, kehadiran perusahaan yang memberikan program ini benar-benar membantu anak-anak kami," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara Jumadi menyampaikan apresiasi terhadap program tanggung jawab sosial KIPP di bidang pendidikan. Menurut dia, bantuan tersebut menyentuh berbagai sektor, termasuk pendidikan.

"Tentu saja kami berterima kasih kepada KIPP, melalui program CSR-nya, mereka memberikan bantuan ke berbagai macam sektor, termasuk pendidikan. Sehingga, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak untuk putus sekolah. Sepatutnya para siswa memanfaatkan program ini," ujarnya.

KIPP Sebut Beasiswa Bagian dari Dukungan untuk Generasi Muda

External Relation Manager KIPP Sugeng Sulistiyo mengatakan beasiswa bagi 31 pelajar SMA/SMK asal Desa Pelapis merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pendidikan generasi muda di Kabupaten Kayong Utara, khususnya Desa Pelapis.

"Program beasiswa ini adalah bentuk dukungan perusahaan terhadap pendidikan anak-anak khususnya Desa Pelapis. Kami berharap program ini bisa mendukung adik-adik sekalian untuk mewujudkan cita-cita," ujarnya.

Desa Pelapis merupakan wilayah terdekat dengan KIPP, kawasan industri terpadu yang dikembangkan sebagai area pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina dan aluminium.

Follow www.radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks