Pencarian

BMKG Pontianak Prediksi Hujan Sepekan ke Depan, 24 Titik Panas Muncul di Ketapang

Senin, 05 Oktober 2026 • 11:01:01 WIB
BMKG Pontianak Prediksi Hujan Sepekan ke Depan, 24 Titik Panas Muncul di Ketapang
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak menyampaikan prakiraan cuaca kepada tim terpadu penanganan karhutla, Minggu 4 Oktober 2026.

PONTIANAK — Prakirawan Cuaca BMKG Supadio Pontianak Imawan M. Stakim menyampaikan laporan prakiraan cuaca kepada tim terpadu penanganan karhutla melalui zoom, Minggu 4 Oktober 2026 malam. Dalam laporan itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi turun di wilayah utara dan timur Kalbar. Namun potensi hujan harian cenderung menurun pada 6-8 Oktober 2026.

Ketapang dan Kayong Utara Paling Rawan Karhutla

Dua kabupaten di bagian selatan Kalbar menjadi perhatian utama. Menurut Imawan, Ketapang dan Kayong Utara masih minim potensi hujan sehingga kemudahan terjadinya karhutla tetap tinggi.

"Meski sejumlah wilayah berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, namun pada periode yang sama beberapa wilayah di Kalbar juga harus perlu mewaspadai kemudahan terjadinya karhutla terutama di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, karena di dua kabupaten itu masih minim potensi hujannya," kata Imawan.

Puncak risiko karhutla diprediksi terjadi pada 7-9 Oktober 2026. Wilayah selatan Kalbar disebut paling rentan pada rentang waktu tersebut.

"Dalam sepakan kedepan, perlu diwaspadai juga potensi kemudahan terjadinya karhutla pada tanggal 5 hingga 11 Oktober dan terjadinya karhutla tertinggi terjadi pada tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026 terutama bagian selatan Kalbar, yaitu Ketapang dan Kayong Utara," tutur Imawan.

Hotspot Ketapang Naik Tiga Kali Lipat dalam Sehari

Sebaran titik panas (hotspot) dengan kepercayaan tinggi di Kalbar pada Minggu, 4 Oktober 2026 hingga pukul 23.00 WIB tercatat 24 titik. Seluruhnya berada di Kabupaten Ketapang.

Angka itu naik signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, hotspot dengan kepercayaan tinggi di daerah yang sama hanya 8 titik.

"Jumlah sebaran hotspot pada Minggu 4 Oktober 2026 dengan kepercayaan tinggi sebanyak 24 titik di Kabupaten Ketapang mengalami kenaikan jika dibandingkan pada Sabtu 3 Oktober 2026 yang hanya 8 titik di daerah yang sama. Kondisi ini dikarenakan masih minimnya potensi curah hujan di wilayah itu, meski sejumlah wilayah Kalbar lainnya sempat diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," kata Imawan.

Tiga belas kabupaten/kota lainnya nihil hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Pertumbuhan awan konvektif terpantau di Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang.

Warga Diminta Waspadai Dua Ancaman Sekaligus

Kondisi cuaca sepekan ke depan menuntut kewaspadaan ganda. Di satu sisi, hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sebagian wilayah. Di sisi lain, karhutla masih mengintai di daerah yang curah hujannya minim.

BMKG menyampaikan laporan prakiraan cuaca ini kepada tim terpadu penanganan karhutla. Informasi tersebut menjadi dasar kesiapsiagaan daerah menghadapi puncak risiko pada 7-9 Oktober 2026, khususnya di Ketapang dan Kayong Utara.

Follow www.radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks