Pencarian

Ekonomi Kalimantan Barat Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan II 2026, BPS Sebut Melambat Bukan Turun

Selasa, 11 Agustus 2026 • 17:01:31 WIB
Ekonomi Kalimantan Barat Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan II 2026, BPS Sebut Melambat Bukan Turun
Kepala BPS Kalimantan Barat Muh Saichudin menyampaikan data pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan II 2026 di Pontianak, Selasa (4/8/2026).

PONTIANAK — Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan II 2026 tetap berada di jalur positif meski lajunya melambat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi daerah tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year on year), turun tipis dari capaian triwulan I yang mencapai 6,14 persen.

Kepala BPS Kalimantan Barat Muh Saichudin menjelaskan bahwa istilah yang tepat untuk kondisi ini adalah melambat, bukan turun. Ia mencontohkan, perbandingan pertumbuhan triwulan I 2026 yang tinggi disebabkan basis perhitungan pada triwulan I 2025 yang relatif rendah.

"Kalau dari sedikit menjadi banyak tentu kenaikannya sangat tinggi. Tetapi kalau dari banyak menjadi lebih banyak lagi, kenaikannya tidak sebesar sebelumnya. Karena itu kita menyebutnya pertumbuhan ekonomi melambat," ujarnya di Pontianak, Selasa.

Basis Perbandingan yang Berbeda

Perbedaan basis perhitungan menjadi kunci membaca angka ini. Pertumbuhan ekonomi dihitung dengan membandingkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan II 2026 dengan periode yang sama pada 2025.

Saichudin menekankan bahwa perlambatan laju pertumbuhan ini perlu dibaca dalam konteks basis perbandingan dan perkembangan aktivitas ekonomi pada masing-masing periode. Aktivitas ekonomi daerah dinilai tetap berjalan positif.

Bansos dan Konsumsi Pemerintah Jadi Pendorong

Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi salah satu motor penggerak utama. Sejumlah program pemerintah yang mulai berjalan pada 2026 turut mendorong pertumbuhan, terutama lewat peningkatan penyaluran bantuan sosial.

Penyaluran bansos tercatat tumbuh sekitar 37 persen pada periode tersebut. Angka ini berkontribusi signifikan terhadap belanja konsumsi pemerintah yang akhirnya mendongkrak PDRB dari sisi pengeluaran.

Listrik untuk Kendaraan Listrik dan Sektor Akomodasi

Dari sisi lapangan usaha, sektor pengadaan listrik dan gas mencatatkan pertumbuhan paling menonjol. Produksi listrik untuk rumah tangga tumbuh sekitar 20 persen, salah satunya didorong meningkatnya kebutuhan daya untuk kendaraan listrik.

Sektor penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan II 2026. Sementara itu, komoditas bauksit masih menjadi andalan utama di sektor pertambangan dan penggalian.

BPS Kalimantan Barat menilai angka 5,61 persen tetap mencerminkan kinerja ekonomi yang positif. "Perlambatan laju pertumbuhan perlu dibaca dalam konteks basis perbandingan dan perkembangan aktifitas ekonomi pada masing-masing periode," kata Saichudin.

Follow www.radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks